Arginine Membantu Penyembuhan Luka

Kemajuan terapi nutrisi telah menyebabkan penggunaan spesifik suplementasi arginin untuk sintesis protein, produksi nitric oxide (NO) dan proliferasi sel melalui metabolismenya menjadi ornitin dan poliamin. Muncul bukti dari hasil studi pada hewan dan manusia bahwa NO berperan dalam penyembuhan luka. Efek NO dalam penyembuhan luka disebabkan karena pengaruhnya terhadap angiogenesis, inflamasi, proliferasi sel, deposisi matriks dan remodelling.

Arginine digolongkan sebagai asam amino non-esensial yang menjadi asam amino esensial kondisional pada keadaan stres. Arginin telah menunjukkan dapat membantu penyembuhan luka dan deposit kolagen pada luka insisi buatan pada hewan dan manusia.

Suatu penelitian yang dilakukan oleh Zunic, G. dkk dan dipublikasikan dalam jurnal Nitrix Oxide tahun 2009. Studi tersebut dilakukan untuk meneliti produksi NO dan asam amino bebas pada luka selama 3 hari pertama pasca luka pada kulit. Penelitian tersebut dilakukan pada 18 ekor tikus yang menjalani implantasi spons polyvinyl pada kulit dan 6 ekor tikus sebagai kontrol. Kemudian dilakukan pengukuran nitrit, nitrat, asam amino bebas dan urea dalam plasma dan cairan luka. Selain itu juga dianalisis ekspresi gen inducible nitric oxide synthetase (iNOS) pada luka.

Tingkat tertinggi dari ekspresi gen iNOS dan aktivitasnya (peningkatan citruline dan nitrit dalam cairan luka) ditemukan pada hari pertama. Kadar nitrat dalam cairan luka secara bermakna lebih tinggi dibanding dalam plasma sepanjang periode dan rasio molar nitrat terhadap nitrit meningkat. Hal ini dikaitkan dengan peningkatan ornitin dan urea secara bertahap dan penurunan arginin serta peningkatan fenilalanin pada luka. Penurunan glisin secara bertahap terhadap rasio molar asam amino rantai cabang secara bertahap juga ditemukan dalam plasma maupun dalam cairan luka.

Dari studi tersebut menunjukkan bahwa peran intervensi diet dalam bentuk suplementasi arginin juga terbukti memberikan manfaat pada penyembuhan lukan, perlu dilakukan studi lebih lanjut pada aplikasi pada penyembuhan luka pada manusia. Meskipun hipotesis bahwa arginin dapat menbantu penyembuhan luka sering didiskusikan, namun efek terapi suplementasi arginin pada penyembuhan luka kronik pada manusia masih memerlukan studi lebih lanjut. Uji klinik yang didisain dengan baik diperlukan untuk menentukan apakah suplementasi arginin efektif dalam membantu penyembuhan luka akut dan kronik pada manusia dan berapa dosis arginin yang direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan selama fase penyembuhan luka.

Keutamaan Berpuasa Di Bulan Muharram

By. Al-Ustadz Abu Karimah Askari Hafizhahulloh

Bulan muharram, merupakan salah satu bulan yang dimuliakan didalam islam. Sebelum diwajibkan berpuasa pada bulan ramadhan, tanggal 10 muharram atau yang disebut hari Asyura’ merupakan puasa yang diwajibkan bagi kaum muslimin.

Berkata Aisyah radhiallahu anha:

كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِى الْجَاهِلِيَّةِ ، وَكَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُهُ ، فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ صَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ ، فَلَمَّا نَزَلَ رَمَضَانُ كَانَ رَمَضَانُ الْفَرِيضَةَ ، وَتُرِكَ عَاشُورَاءُ ، فَكَانَ مَنْ شَاءَ صَامَهُ ، وَمَنْ شَاءَ لَمْ يَصُمْهُ

“hari Asyura’ adalah puasa yang dilakukan kaum Qurays pada masa jahiliyyah,dan Nabi Shallallahu alaihi wa-aalihi wasallam berpuasa.Tatkala Beliau tiba di Madinah beliau tetap berpuasa, dan Beliau memerintahkan untuk berpuasa padanya.Maka tatkala turun (kewajiban puasa) ramadhan, maka ramadhan menjadi wajib, dan ditinggalkan (kewajiban) puasa Asyura’, maka siapa yang ingin silahkan dia berpuasa, dan siapa yang ingin boleh untuk tidak berpuasa.” (Muttafaq alaihi)

Selengkapnya >>> Klik Disini

>>> Klik Disini “MP3”

INTERAKSI OBAT DAN MAKANAN


Pendahuluan
Interaksi obat merupakan masalah penting yang mengakibatkan ribuan orang harus di rumah sakit di Amerika Serikat setiap tahun. Penelitian selama satu tahun baru-baru ini disejumlah apotek menunjukkan bahwa hampir satu dari 4 pasien yang mendapatkan resep pernah mengalami interaksi obat yang berarti pada suatu saat tertentu dalam tahun tersebut. Interaksi demikian telah menimbulkan gangguan yang serius sehingga kadang-kadang menyebabkan kematian. Yang lebih sering terjadi adalah interaksi yang meningkatkan toksisitas atau turunya efek terapi pengobatan sehingga pasien tidak merasa sehat kembali atau tidak cepat sembuh sebagaimana seharusnya (Harknoss, 1989).
Selengkapnya <<< Klik Disini

Lindungi Jantung Anda Dengan Brokoli

BROKOLI merangsang tubuh memproduksi protein yang disebut thioredoxin yang mampu melindungi jantung dari sel-sel perusak.Para peneliti Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa mengonsumsi brokoli banyak memberikan manfaat positif bagi kesehatan tubuh. Salah satu di antara manfaat positifnya adalah melindungi jantung dari sel-sel perusak.
Profesor Dipak Das dari Universitas Connecticut menjelaskan bahwa di dalam brokoli terkandung zat sulforaphane yang efektif untuk mencegah kerusakan pada jantung. Selain itu, brokoli juga merangsang tubuh memproduksi sebuah protein yang disebut thioredoxin. Zat ini juga berfungsi melindungi jantung dari sel-sel perusak.
Dia menambahkan, proses memasak brokoli sebaiknya direbus agar zat-zat di dalamnya efektif dan tak hilang. Dengan direbus, zat-zat itu akan beraksi lebih cepat dalam tubuh. “Jika brokoli dimasak dengan suhu panas berlebihan, akan mengurangi efektivitas zat-zat yang terkandung di dalamnya,” jelas Dipak Das.
Banyaknya hal positif dengan mengonsumsi brokoli membuat para peneliti mulai tertarik melakukan riset terhadap beberapa jenis sayuran sejenis, seperti kol dan taoge. Sebab, dua jenis sayuran itu juga memiliki zat-zat yang mampu melindungi jantung dari berbagai gangguan kesehatan.
“Hal ini semakin menguatkan penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa memakan lima jenis buah-buahan dan sayuran berbeda dalam sehari bisa mengurangi risiko serangan jantung koroner. Brokoli bisa direkomendasikan sebagai salah satu sayuran yang dikonsumsi setiap hari, “jelas June Davidson dari Yayasan Jantung Inggris.
Davidson menambahkan, dengan mengonsumsi berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, tubuh akan banyak mendapat asupan kombinasi vitamin dan mineral. “Jadi, semakin bervariasi mengonsumsi buah- buahan dan sayuran, semakin banyak keuntungan yang diperoleh tubuh,” tandas June Davidson.
Selain itu, sayuran dan buahbuahan berfungsi sebagai antioksidan yang bisa mengikis berbagai radikal bebas. Keberadaan radikal bebas di dalam tubuh berbahaya karena memicu timbulnya kanker.
Biasanya, saat usia semakin tua maka keberadaan radikal bebas dalam tubuh juga meningkat karena kondisi lingkungan yang buruk. Jadi, mengonsumsi sayuran dan buah- buahan jangan terbatas bagi anak-anak, juga bagi semua umur.
Kesimpulan tentang besarnya manfaat brokoli bagi kesehatan jantung diperoleh dari penelitian terhadap pola makan tikus. Peneliti AS membagi dua kelompok tikus, yang diberi makan brokoli dan makanan lain selama sebulan.
Hasilnya, fungsi jantung tikus yang diberi makan brokoli lebih baik dan terhindar dari kerusakan saat memompa oksigen. Para peneliti berkesimpulan jika brokoli efektif melindungi jantung tikus, itu akan efektif pada manusia. Sebab, jantung dan sistem tubuh tikus mirip manusia. Bahkan, brokoli juga dipercaya mampu mencegah kanker pada manusia.
Sayuran dan buah- buahan selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, juga mampu membuat masakan menjadi lebih memikat, misalnya seledri yang sering digunakan untuk memberikan aroma menyegarkan bagi masakan. Beberapa masakan yang sering menggunakan seledri, antara lain sup dan rebusan sayuran.
Di Inggris, seledri begitu populer karena hampir 120 juta orang di sana mengonsumsinya setiap tahun. Para peneliti Jepang mengungkapkan, seledri bisa memberikan manfaat untuk menambah daya tarik makanan karena mengandung tiga jenis zat kimia.
Kikue Kubota dari Perusahaan T Hasegawa dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menyatakan, salah satu zat kimia yang bisa membuat makanan lebih berselera adalah phthalides. Zat itu keluar saat seledri direbus dalam waktu dan suhu yang tepat.

Program untuk mengatasi Obesitas

Program untuk mengatasi Obesitas dibagi 3 tahap:
1. Tahap pertama, jalani selama 2 pekan
a. Tinggalkan konsumsi karbohidrat (hingga 0%). Sebagai pengganti karbohidrat. konsumsi protein hewani, protein nabati, dan sayuran yang diolah tanpa digoreng. Misalnya, tempe bacem, ikan pepes, dan semur daging. Protein yang mudah diperoleh untuk pagi hari ialah telur tanpa kuning yang dimasak dengan sedikit minyak—maksimal 1 sendok teh—atau tanpa minyak sama sekali di penggorengan teflon.
b. Hindari cemilan kecuali jelly pudding dengan gula diet.
c. Hindari konsumsi buah sama sekali karena buah mengandung gula.
d. Patuhi jadwal makan sehari 3 kali sampai kenyang.
e. Bila dilakukan secara disiplin selama 2 pekan. bobot badan berkurang 4-8 kg

2. Tahap ke-2, berjalan selama 2 pekan
a. Jika bobot badan berkurang 4-8 kg, pada tahap ke-2 konsumsi karbohidrat boleh 2 kali sehan. Syaratnya pilih karbohidrat berupa beras merah. pasta tanpa krim, roti gandum. havermut, singkong, dan ubijalar. Di luar jenis itu dilarang.
b. Jika bobot badan berkurang di bawah 4 kg, pada tahap ke-2 konsumsi karbohidrat hanya sekali sehari. Syaratnya, pilih karbohidrat berupa beras merah, roti gandum, havemuth. pasta, singkong, atau ubijalar.
c. Buah sudah boleh dikonsumsi. Buah yang dianjurkan hanya 5: apel, pir, jeruk. stroberi, dan pepaya. Di luar itu tidak boleh.
d. Patuhi jadwal makan sehari 3 kali sampai kenyang.
e. Bila dilakukan secara disiplin selama 2 pekan, bobot badan berkurang 2-4 kg
f. Jika bobot badan yang ingin diturunkan belum mencapai target, perpanjang diet tahap 2 hingga bobot tubuh sesuai dengan yang diinginkan. Boleh juga dikombinasikan dengan diet tahap 1 selang-seling setiap 2 minggu.

3. Tahap ke-3 adalah tahap mempertahankan bobot badan.
a. Jika bobot tubuh sudah sesuai dengan yang diinginkan, maka tahap ini untuk mempertahankan saja.
b. Konsumsi karbohidrat 2 kali sehan. Karbohidrat yang boleh dikonsumsi beras merah, pasta tanpa krim. roti gandum, havermut, singkong, dan ubi.
c. Lima buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi: apel, pir, jeruk. stroberi, dan papaya. Hindarkan konsumsi jenis buah yang terlalu manis seperti semangka. melon, mangga dan sawo.
d. Frekuensi makan tetap 3 kali sehari sampai kenyang.
e. Pada tahap awal dan ke-2 sarapan biasanya berupa putih telur dan sayur. Pada tahap ke-3 menu sarapan bisa ditambah menjadi putih telur atau tuna atau jenis hewani lainnya yang rendah lemak, dan sayuran.

Catatan:
a. Cara di atas cocok diterapkan untuk pria dan perempuan sehat berusia di bawah 55 tahun dan tidak menderita penyakit kronis metabolik seperti diabetes, jantung, hipertensi, asam urat. dan ginjal.
b. Untuk mendapatkan hasil maksimal, diet harus dibarengi dengan olahraga. Untuk jenis olahraga yang dilakukan sebaiknya konsultasi dengan instruktur olah raga.
c. Diet tahap pertama—tidak konsumsi karbohidrat—tidak boleh dilakukan lebih dari 2 minggu karena akan menimbulkan masalah kesehatan. Sebaiknya dikombinasikan dengan tahap ke-2 secara bergantian.

Diet Rendah Karbohidrat Mungkin Memperbaiki Kondisi Jerawat

Diet dengan kadar karbohidrat yang rendah dapat untuk meningkatkan penurunan berat badan. Diet dengan rendah karbohidrat ini juga dapat memperbaiki jerawat. Meskipun beberapa studi yang dilakukan pada topik ini memberikan hasil yang beragam, namun secara teoritis, orang dengan jerawat mungkin memiliki hiperinsulinemia dan makanan yang rendah indeks glikemik (GI) dapat berkontribusi pada kontrol hormonal terhadap jerawat. Hal ini disampaikan Profesor Alan R. Shalita, ketua departemen the department of dermatology at SUNY Downstate Medical Center di New York.

Hyperinsulinemia ditandai adanya kelebihan insulin dalam darah, dan makanan dengan indeks glikemik rendah, yang dapat dilakukan dengan diet rendah karbohidrat dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Selain rendah karbohidrat, konsumsi susu yang terukur juga diharapkan memperbaiki kondisi jerawat

Untuk jerawat yang berat, jerawat dengan jaringan parut, terapi standar adalah isotretinoin, suatu bentuk vitamin A. Perawatan laser tertentu dapat membantu untuk bekas jerawat dan jerawat, dan untuk remaja dan orang-orang dengan jerawat parah.Pilihan pengobatan lainnya untuk jerawat termasuk kontrasepsi oral tertentu dan antibiotik oral atau topikal.

ALERGI MAKANAN, DIET DAN AUTISME

Alergi pada anak dapat menyerang semua organ tanpa terkecuali mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan berbagai bahaya dan komplikasi yang mungkin bisa terjadi. Terakhir terungkap bahwa alergi ternyata bisa mengganggu fungsi otak, sehingga sangat mengganggu
perkembangan anak Belakangan terungkap bahwa alergi menimbulkan komplikasi yang cukup berbahaya, karena alergi dapat mengganggu semua organ atau sistem tubuh kita termasuk gangguan fungsi otak. Gangguan fungsi otak itulah maka timbul ganguan perkembangan dan
perilaku pada anak seperti gangguan konsentrasi, gangguan emosi, keterlambatan bicara, gangguan konsentrasi hingga memperberat gejala Autisme.

Selengkapnya >>> Klik Disini